Lambang Daerah

lambang-daerah

Pada saat awal, perkembangan ekonomi di Kabupaten Malinau Berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Malinau pada tahun 2000 atas dasar harga berlaku  sebesar 278 milyar. Sementara  PDRB atas dasar harga konstan sebesar 164 milyar (yang digunakan untuk menghitung laju pertumbuhan ekonomi) tahun 2000 atau lebih tinggi dari nilai tahun 1999, sehingga pertumbuhan ekonomi tahun 2000 mencapai angka  7,63 persen, setelah pada tahun sebelumnya hanya mencapai angka pertumbuhan 0,24 persen.

Dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Perkapita Kabupaten Malinau pada tahun 1999 atas dasar harga berlaku  sebesar 7.225.555 dan atas dasar harga konstan sebesar 4.241.179, meningkat pada tahun 2000 menjadi untuk PDRB perkapita atas dasar harga berlaku  menjadi 7.408.602 dan atas dasar harga konstan sebesar 4.373.450.

Dalam rangka pembuatan Lambang dan Motto Daerah Kabupaten Malinau, maka dilaksanakanlah Sayembara pada tanggal 23 Desember 1999 yang diumumkan kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Malinau khususnya dan masyarakat Kalimantan Timur pada umumnya.

Hasil dari sayembara tersebut, setelah melalui berbagai kesepakatan dan pertimbangan oleh Tim, maka terbentuklah lambang dan motto Kabupaten Malinau seperti sekarang ini.

Peresmian Logo Lambang Kabupaten Malinau tanggal 17 Juli 2000.

Logo Kabupaten Malinau adalah “INTIMUNG” yang berasal dari gabungan beberapa bahasa setempat, antara   lain :

1. INTULUN (bahasa Tidung) yang artinya bersatu, bergotong royong, bekerja sama.

2. PAMONG (bahasa Lundayeh, Berusu, Abai) yang artinya bersama-sama/kebersamaan.

3. PAMONG/PEMUNG (berasal dari kata Pemung Taway, bahasa Kenyah) yang artinya seia-sekata/kebersamaan.

Dari gabungan beberapa bahasa setempat tersebut itulah nama logo Kabupaten Malinau menjadi “INTIMUNG” yang memiliki makna bersatu dalam  kebersamaan, bergotong royong dalam membangun atau bekerja yang dilandasi niat tulus dan suci bagi pelaksanaan pembangunan yang jujur dan demokratis.

INTIMUNG juga mengandung makna atau singkatan dari IN (indah), TI (Tertib), M (Makmur), UNG (Unggul)

ARTI DAN MAKNA LOGO

1. Lambang Perisai Bersudut Lima :

Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara Republik Indonesia dan sebagai alat pelindung dalam mencapai cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

2. Tulisan Kabupaten Malinau diatas warna Hitam dan Warna Kuning :

Dengan penuh kesungguhan, rakyat dan pemerintah Kabupaten Malinau siap menghadapi masa depan menuju kejayaan.

3. Bintang Berwarna Kuning Emas :

Simbol sila pertama dari Pancasila (Tuhan diatas segala-galanya), warna kuning emas mengartikan keluhuran dan keagungan.

4. Dua Kepala Burung Enggang di Atas Bunga Kapas dan Padi :

Melambangkan keindahan dan keagungan seni budaya dan adat istiadat setempat. Hampir setiap suku di Kabupaten Malinau menganggap burung Enggang merupakan raja dari burung yang sangat berwibawa.

5. Gambar Kapas dan Padi :

Melambangkan keadilan dan kemakmuran

- 17 butiran padi melambangkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

- 8 buah kapas melambangkan bulan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

- 4 ikatan diatas dan 5 ikatan dibawah (dibawah kata Intimung) melambangkan arti tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

6. Gambar Perisai (telabang) dan Sumpit Bersilang Mandau :

Merupakan senjata tradisional khas rakyat Kalimantan Timur umumnya, yang diartikan sebagai kesiapsiagaan rakyat/Pemerintah Kabupaten Malinau menghadapi tantangan masa depan.

7. Dua Belas Untaian Gelombang Kayu dan Sepuluh Untaian Kayu dan Sepuluh Untaian Batubara :

Merupakan tanggal dan bulan terbentuknya Kabupaten Malinau.  9 tumpukan/muatan kayu dan 9 gundukan/muatan  batubara diatas  kapal/perahu  merupakan tahun pembentukan Kabupaten Malinau (1999).

8. Gambar Kapal Warna Kuning :

Melambangkan pentingnya sarana transportasi perairan untuk melancarkan jantung perekonomian masyarakat Kabupaten Malinau. Warna kuning berarti membawa kekayaan alam Kabupaten Malinau menuju kejayaan dan kemakmuran masyarakat/Pemerintah Kabupaten Malinau.

9. Point 6,7 dan 8  merupakan rangkaian kekayaan adat istiadat dan kekayaan sumber daya alam Kabupaten Malinau yang dilingkari dalam satu kesatuan berbentuk jantung yang menjadi andalan utama membangun masyarakat adil, makmur dan merata.

10. Tiga Gelombang Warna Putih :

Menggambarkan 3 sungai besar yang terdapat di Kabupaten Malinau yaitu Sungai Mentarang, Sungai Malinau dan Sungai Tubu.

11. Tulisan INTIMUNG pada Pita Warna Putih :

Berarti berkumpul atau bermusyawarah dilandasi niat tulus dan suci, merupakan kata kunci bagi pelaksanaan pembangunan yang jujur dan demokratis.

Intimung Juga diartikan Indah, tertib, makmur dan Unggul.

Tags : —
menu
menu