Apel Gelar Pasukan, Kapolri Sebut 4 Potensi Kerawanan Yang Patut Diwaspadai

apel-gelar-pasukan--kapolri-sebut-4-potensi-kerawanan-yang-patut-diwaspadai

Malinau-Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1439 H / 2018 M, Polres Malinau melaksanakan apel gelar pasukan yang diikuti oleh personel Polri, TNI, Satpol PP, Damkar, Dishub dan Petugas Kesehatan. 

Apel yang digelar pada Rabu, 6 Juni 2018 di halaman Kantor Polres Malinau dihadiri oleh jajaran FKPD dan Pejabat OPD. Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si

Membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Bupati Malinau menyebutkan bahwa gelar pasukan operasi ketupat di seluruh Indonesia melibatkan  173.000 personel baik polri, pemda maupun stakekolders terkait. 

Gelar pasukan disebutkan bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang muncul menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Ada 4 potensi kerawanan yang patut diwaspadai.  Pertama Stabilitas dan ketersediaan bahan pangan. Adanya kartel bahan pangan yang membuat tingginya harga bahan pangan perlu dicegah agar stabilitas dan ketersediaan bahan pangan dapat terjamin” ungkap Bupati Malinau.

“Potensi kerawanan kedua adalah kelancaran arus mudik dan arus balik idul fitri. Ada 6 titik lokasi rawan macet dan kecelakaan. Hal ini agar mendapat perhatian yang lebih. Potensi kerawanan ketiga adalah Potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya seperti pencurian, begal maupun yang lainnya. Untuk itu saya minta para Kasatwil harus terus berkoordinasi dengan berbagai pihak“ ujar Bupati lebih lanjut.

“Potensi kerawanan keempat adalah ancaman tindak pidana terorisme. Untuk itu laksanakan deteksi intelejen dengan baik termasuk pengamanan rumah ibadah maupun obyek vital lainnya” jelas Bupati Malinau membacakan sambutan Kapolri.

Dalam apel tersebut, Bupati Malinau juga berkesempatan melakukan inspeksi pasukan guna mengecek kesiapannya.

Tags : Malinau
menu
menu