Bangun Jalan untuk Kesejahteraan Petani

bangun-jalan-untuk-kesejahteraan-petani

MALINAU-Pembangunan jalan tani di desa Lidung Kemenci Kecamatan Mentarang menjadi program prioritas utama dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 wilayah perbatasan (Wiltas) di Kabupaten Malinau 2017 ini. Namun bukan berarti mengabaikan dan mengecil kegiatan-kegiatan lainnya. Sebab, Kata Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-100 Wiltas di Kabupaten Malinau Letkol Inf Yudha Sandi PSIP.

Badan jalan yang dibuka ini awalnya merupakan jalan setapak yang selalu dilalui petani dan menyulitkan petani membawa pulang hasil panenannya. Dengan usulan masyarakat petani agar dibangun jalan tersebut, akhirnya disetujui bahwa pembukaan badan jalan tersebut dilakukan melalui kegiatan TMMD. "Jalan itu lebarnya 7 meter, panjangnya mencapai 1.700 meter. Pembentukan jalan tersebut dengan menggunakan alat berat," terang Dansatgas yang juga Dandim 0910/Malinau kepada media ini, Senin kemarin, (23/10).

Disebut program prioritas utama, kata Dansatgas TMMD Malinau ini, karena akses jalan ini merupakan satu-satunya penghubung petani dari lahan pertaniannya ke jalan umum yang bisa dilalui oleh kendaraan. Sehingga para petani mengaku kesulitan dalam melakukan pengangkutan hasil pertaniannya keluar dari sawah, karena hanya dipikul atau menggendong gabah atau padi semampunya saja dan menyusuri jalan setapak itu. "Sekarang jalan itu sudah bisa dilewati dengan kendaraan bermotor. Otomatis, satu persoalan petani sudah teratasi dalam upaya  meningkatkan kesejahteraan petani," tegasnya.

Sisi lainnya, menurut Dandim, kedekatan antara TNI dan masyarakat sudah terhubung dalam menciptakan kemanunggalan TNI dan rakyat yang lebih erat dan kuat lagi. Di samping itu juga untuk membantu pemerintah daerah dalam membangun daerah ini yang lebih menyentuh kepada masyarakat, khusus dalam membangun insfrastrukur pertanian.

Terlebih pemerintah Kabupaten Malinau juga telah memiliki program unggulan yang salahsatu pilarnya adalah penyediaan beras daerah (Rasda). "Jadi, program pembukaan jalan tani saya rasa sangat mendukung program Pemkab Malinau untuk mewujudkan swasembada beras di daerah (Rasda) itu," tuturnya.     

Selain membangun jalan baru, dalam TMMD ke-100 wiltas di Malinau juga digelar membangun semenisasi jalan dengan lebar 3 meter panjang sekitar 200 meter di Desa Kaliamok dan membangun siring drainase sepanjang lebih kurang 300 meter kiri jalan dan 300 meter sisi kanan jalan. Program ini melanjutkan kegiatan pemerintah. Termasuk juga pembangunan pos kamling, jembatan dan kegiatan penyuluhan baik di kalangan pelajar maupun masyarakat terkait dengan masalah kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan pertanian, peternakan, perikanan, penyuluhan bahaya kebakaran hutan dan lahan serta pembuatan pupuk organik untuk kelompok tani di desa-desa sasaran kegaitan TMMD.

Bahkan dari Polres Malinau juga mengisi penyuluhan tentang bahaya narkoba dan masalah lalulintas serta Kamtibmas, penyuluuhan tentang wawasan kebangsaaan, bela neara  hingga sunatan massal yang diikuti 33 anak. “Semua kegiatan non fisik tersebut berkerjasama dengan dinas teknis atau OPD terkait yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau," tukasnya.(ida/puu)

sumber : kaltara.prokal.co

 

Tags : Malinau
menu
menu