Bantuan Ternak APBD Siap Disalurkan

bantuan-ternak-apbd-siap-disalurkan

MALINAU – Selain melalui APBN dan APBD provinsi, Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (Dispertanak) Kabupaten Malinau juga mengganggarkan bantuan ternak kepada kelompok tani di sejumlah kecamatan melalui APBD.

Hal itu diakui Kepala Dispertanak Kabupaten Malinau, Giram Barshobedie, melalui kabid peternakan, Drh Bambang Soebagijo. Menurut Bambang –sapaan akrabnya- didasari pada permintaan masyarakat saat pelaksanaan Musrembangdes.

“Kalau dari bawah (musrembangdes, Red.) ada usulan baik ternak besar seperti sapi dan kerbau. Ternak sedang seperti kambing dan babi maupun ternak unggas, dan disetujui ya cover. Kebetulan kita tahun ini ada baik bibit sapi, kerbau, kambing, babi dan unggas,”  ujar Bambang kepada Radar Tarakan.

Untuk pengadaan bibit sapi, Dispertanak menganggarkan sekitar Rp 1 miliar lebih. Bibit ternak kerbau sekitar Rp 700-an juta, begitu pun dengan bibit ternak babi sekitar Rp 700-an juta, ternak kambing mencapai Rp 350-an juta, ternak itik sekitar Rp 70-an juta dan ternak ayam sekitar Rp 40-an juta.

Dana tersebut juga termasuk komponen pembinaan plus sarana-sarana penunjang. Sebenarnya, lanjut Bambang, penyaluran bantuan ternak ini sudah dilakukan. Namun, yang baru tersalurkan hanya ternak yang termasuk kategori sedang seperti kambing dan babi, serta ternak unggas (ayam dan itik).

Yang belum tersalurkan adalah ternak kategori besar seperti sapi dan kerbau. Sebab, pengadaannya butuh proses dan prosedur yang panjang. Selain itu, bibitnya pun didatangkan dari luar Kaltim yang berasal dari Madura.

Bambang belum bisa merinci berapa banyak bibit sapi dan kerbau yang akan didatangkan. “Ini sedang dalam proses pengadaan. Mungkin dalam waktu dekat ternaknya sudah datang. Karena bibitnya mengambil sumber dari luar, perlu waktu panjang, prosedurnya pun agak panjang,” imbuhnya.

Bantuan bibit ternak ini disalurkan kepada desa ataupun kelompok tani yang mengusulkan bantuan ternak pada musrembangdes. Pihak Dispertanak hanya menyalurkan sesuai permintaan, sedangkan pembagian ternak itu sendiri diserahkan sepenuhnya kepada desa atau pun kelompok tani untuk membaginya.

Bambang mengharapkan kepada kelompok tani agar bantuan ini tidak untuk diperjualbelikan. Diharapkan bisa memanfaatkan bantuan ini untuk pengembangbiakkan hewan ternak, agar dapat menjadi tabungan masa depan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

Sebelumnya, Dispertanak telah menyalurkan bantuan ternak yang bersumber dari APBD provinsi sebanyak 150 ekor sapi dan kerbau. Selain dari APBD dan APBD provinsi, bantuan bibit ternak dari APBN pun ada yang pengadaannya saat ini juga masih dalam proses. (rjb/ipk - Radar Tarakan)

Tags : Malinau

Berita terkait :

menu
menu