Bupati Kunjungi Desa Terbersih di Dunia

bupati-kunjungi-desa-terbersih-di-dunia

BALI - Disela waktu menghadiri acara Workshop Kebijakan dan Strategi AMPL dalam Dokumen Perencanaan Daerah di Bali, Selasa (10/10), Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si bersama Ketua DPRD Malinau Wempi W. Mawa, SE, Kepala DPUPR-PERKIM Kabupaten Malinau Tomy Labo, SE, M.Si dan Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Malinau Drs. Kristian, M.Si menyempatkan diri meninjau Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli yang merupakan satu dari lima desa terbersih di dunia.

Menurut Bupati Yansen TP, dari pengamatan dirinya secara langsung di lapangan, Desa Penglipuran memang sangat wajar mendapat predikat desa terbersih. Kemudian lanjutnya, dari prinsip tata kelola Desa Wisata Penglipuran, juga memiliki kesamaan dengan prinsip program Gerakan Desa Membangun (Gerdema) yang sudah semenjak tahun 2011 dilaksanakan di Kabupaten Malinau.

“Semuanya sangat ditentukan oleh arus bawah atau buttom up. Prinsip dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat berlaku di Desa Wisata Penglipuran sebagaimana halnya prinsip Gerdema. Karena, rakyat merupakan kekuatan utama dari pembangunan,” ujar bupati melalui aplikasi pesan singkat kepada media ini, Rabu (11/10).

Disebutkan bupati, pembangunan di Desa Wisata Penglipuran sangat fleksibel, karena menganut prinsip bertumbuh sesuai  karekter dan kearifan lokal serta menerima arus perubahan positif.

Berdasarkan info yang dirinya dapatkan langsung dari kepala desa dan masyarakat sekitar serta melihat secara langsung, ada beberapa catatan utama yang sangat mendukung Penglipuran menjadi desa terbersih di dunia. Catatan yang pertama yairu kesadaran dan komitmen warga tentang pentingnya desa dikelola dengan baik sehingga layak menjadi tempat tinggal hidupnya warga desa. “Masyarakat menyadari manfaat desa bersih untuk mereka,” katanya.

Kemudian yang kedua, ditetapkannya aturan desa yang harus dan wajib ditaati serta dilaksanakan bersama. Karena aturan dibuat untuk dilaksanakan dan dengan berjalannya aturan desa, maka akan menciptakan kehidupan masyarakat yang berkualitas.

Yang ketiga, adanya sanksi yang tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan setiap warga desa dan sanksi yang diberikan diikat dengan sanksi Agama (Hindu). Sedangkan yang keempat, yaitu nilai aturan ditanamkan secara tegas sejak dini kepada anak-anak bahkan sampai kepada orang tua. Untuk yang kelima, yaitu adanya keterlibatan agama atau tempat ibadah (Pura) dalam memberi sanksi kepada pelaksanaan dan pemberian sanksi.

Kemudian untuk yang keenam dan ketujuh, kepala desa di Desa Wisata Penglipuran tidak semata  berposisi memimpin, tetapi lebih mengkoordinir masyarakat bekerja sama dalam membangun desa dan masyarakat secara individu turut mengawasai pelaksanaan aturan di desa.

“Jika ditemukan ada warga atau orang lain yang melakukan sesuatu yang salah atau melanggar aturan, maka warga tegas menegur si pelanggar,” terangnya. Dan yang kedelapan, lanjutnya lagi, apa yang dijalankan di Desa Wisata Penglipuran sangat sejalan dengan prinsip RT-BERSIH yang dijalankan di Kabupaten Malinau.

“Desanya sangat rapi, sangat tertib, sangat bersih, sangat sehat, sangat indah dan sangat harmonis,” sebut bupati yang memilki sapaan akrab Yansen ini.

Dari apa yang ia dapat saat melihat langsung dan mempelajari tata kelola Desa Wisata Penglipuran hingga menjadi desa terbersih di dunia, maka kunci utama yang dilakukan untuk mewujudkan sebuah desa bersih yaitu, adanya kesadaran dan komitmen dari masyarakat, membuat aturan yang humanis dan holistik yang dapat dijalankan dengan baik, menanamkan nilai dan membentuk prilaku warga desa sejak dini dan konsisten, kemudian memberi sanksi sosial yang tegas apabila melanggar aturan dan aturan yang dibuat tidak untuk dilanggar, serta yang paling penting adalah partisipasi aktif warga dalam membangun desa.

“Mulailah dari sekarang seperti kita menjalankan hidup kita dari lahir hingga saat ini dan kedepan. Prinsip ini bukan pilihan tetapi sebuah keputusan. Jalani hidup ini dgn kualitas terbaik. Saya ada untuk Semua. Bersama kita pasti bisa,” ucap Bupati Yansen TP untuk menyemangati warganya agar konsep RT BERSIH bisa berjalan dengan baik, sehingga terciptanya Kabupaten Malinau yang Rapi, Tertib, Bersih, Sehat, Indah dan Harmonis melalui Gerdema seperti halnya Desa Wisata Penglipuran yang menjadi salah satu desa terbersih di dunia. (ags/puu)

sumber : kaltara.prokal.co

 

Tags : Malinau
menu
menu