DKPP dan KB Lakukan Rekrutmen Tenaga Kontrak Khusus

dkpp-dan-kb-lakukan-rekrutmen-tenaga-kontrak-khusus

77 orang yang dinyatakan lulus berkas dari 100 lebih pendaftar yang mengikuti seleksi tenaga kontrak yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang meliputi 14 bidang kesehatan, Pada kamis (7/2) bertempat di ruang laga fratu Kantor Bupati Malinau dilaksanakan tes tertulis

dr. John Felix Rundupadang, MPH selaku Kadis Kesehatan mengatakan ada beberapa peserta yang tidak lulus seleksi administrasi, diantaranya tidak memenuhi persyaratan dalam hal domisili dan salah peminatan jurusan yang dibutuhkan. dr. John Felix menerangkan bahwa untuk domisili minimal 3 tahun pernah di Malinau yang bisa dibuktikan dengan menunjukkan KTP. Selain KTP juga bisa menunjukkan riwayat pendidikan atau pernah bersekolah di Malinau.
“Kita sudah tentukan domisili 3 tahun bisa dibuktikan dengan KTP. Jika tidak kita lihat dari riwayat sekolahnya dimana. Misal dia sekolah di Malinau selama SMP atau SMA,” terangnya.

Selanjutnya masalah peminatan jurusan, dr . John Felix menjelaskan kebanyakan pelamar tidak memperhatikan jurusan konsentrasi yang dibutuhkan sehingga tidak lulus seleksi administrasi.
“Orang biasanya memperhatikan saya lulusan SKM tetapi dia tidak lihat dia konsentrasi apa. Misal SKM konsentrasi promosi kesehatan dan kesehatan lingkungan. Jadi kalau tidak pas dengan konsentrasi yang kita cantumkan berarti dia tidak lulus administrasi,” jelasnya.

dr John Felix juga menerangkan khusus untuk DIII Kesehatan Lingkungan ada 3 orang yang sudah mendaftar dan 1 orang dinyatakan lulus seleksi administrasi. 2 diantaranya tidak lulus karena masalah domisili. Dikarenakan jurusan ini sangat dibutuhkan maka kemungkinan akan ada dispensasi untuk formasi ini.
“Mungkin ini akan kita pertimbangkan karena ini program APBN dan mendesak mungkin akan ada sedikit dispensasi untuk formasi ini karena harus berjalan. Jika tidak ada yang berminat, mau tidak mau lulusan SKM umum terpaksa akan kita gunakan dengan memberikan pembekalan khusus karena harus melaksanakan tugas yang sudah disiapkan,” ungkapnya.

Selain tes tertulis juga akan dilaksanakan tes wawancara. Berdasarkan arahan Bupati Malinau, untuk tidak terlalu terpaku dengan intelegensi para peserta tetapi lebih pada kesiapan mereka jika ditempatkan di daerah pedalaman.
“Jangan terlalu terpaku dengan intelegensinya tetapi didalam wawancara nanti akan kita perdalam apakah mereka siap untuk bekerja di daerah yang sulit seperti daerah pedalaman,” ungkap dr. John Felix menerangkan arahan dari Bupati Malinau.

Selain itu, pada seleksi Tenaga Kontrak Khusus (non PNS) ini ada beberapa formasi yang kosong atau tidak ada yang mendaftar diantaranya dokter umum, rekam medik dan radio grafer khusus untuk Rumah Sakit.

Tags : Malinau
menu
menu