IRT Dilatih Mengolah Nugget dan Bakso Ikan Patin

irt-dilatih-mengolah-nugget-dan-bakso-ikan-patin

MALINAU - Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di lingkungan Pemkab melakukan Kegiatan Pra Bulan Bakti (Bulbak) RT bersih di tingkat kecamatan dan desa. Hal ini guna menyukseskan kegiatan Bulbak RT Bersih yang berlangsung selama sebulan yaitu mulai dari 14 Juli hingga 14 Agustus mendatang yang telah dicanangkan Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi.

Khusus Dinas Perikanan, kegiatan yang dilakukan lebih menonjolkan tentang melakukan pelatihan keterampilan kepada para ibu-ibu rumah tangga. Seperti yang dipusatkan di kantor PKK Desa Kuala Lapang, para ibu-ibu dilatih dan langsung praktek untuk membuat nugget dan bakso dari daging ikan patin. Sehingga, ketika hasil olahannya sudah jadi dan matang, langsung bisa dinikmati para peserta pelatihan dan sosialisasi Pra Bulbak RT Bersih ini.

Kepala Dinas Perikanan H Saparudin SSos MSi melalui Sekretaris Dinas Perikanan Armansyah SPi MSi mengungkapkan, kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan di setiap kecamatan dengan materi yang berbeda-beda. Tergantung permintaan dari peserta di setiap kecamatan yang tekait program Dinas Perikanan. “Karena, dalam pelatihan ini kami lebih maksimalkan dan manfaatkan produk dan potensi lokal Malinau,” ungkapnya.

Seperti yang diminta oleh ibu-ibu dari Desa Kuala Lapang ini, mereka dilatih untuk membuat bakso ikan patin dan nugget dengan menghadirkan pelatih seorang guru dari SMK Negeri 1 Malinau yang merupakan sarjana teknologi perikanan. Para ibu-ibu pun terlihat bersemangat saat mengikuti praktek membuat nugget sampai memasaknya dan menggorengnya.

Begitu juga ketika para ibu-ibu melakukan praktek penggilingan daging secara manual, mencampurnya dengan tepung serta cara membulatkannya sesuai dengan ukuran yang dikehendaki lalu merebusnya ke dalam panci yang sudah disiapkan dengan air kuah bakso mendidih. Para ibu-ibu terlihat berebut ingin mencobanya. Namun karena yang dibuat bahan praktek hanya satu kilo daging ikan patin, maka mereka lebih banyak melihat dan bertanya saja. “Beginilah kalau para ibu-ibu yang dilibatkan, pasti suasananya jadi ramai. Apalagi kalau ada prakteknya, pasti mereka ingin langsung mencobanya,” celetuk Kabid Budidaya perikanan, Endang Wertiningsih SP di sela-sela kegiatan.(ida/fly)

sumber : kaltara.prokal.co

WIDAYAT/RADAR TARAKAN

Tags : Malinau
menu
menu