Jangan Sampai Berdampak Pada Administrasi Desa

jangan-sampai-berdampak-pada-administrasi-desa

MALINAU – Adanya pemilihan kepala desa serentak dibeberapa desa yang telah dilakukan di Kabupaten Malinau tidak semua dikatakan selesai dengan damai, Karena ada beberapa desa diungkapkan tidak berjalan harmonis dengan adanya penggantian langsung aparat desa oleh kades baru yang membuat administrasi semrawut.

Hal ini diungkapkan Yusmin Warga Malinau Selatan saat ditemui awak media ini usai mengikuti kegiatan sosialisasi Tim Pengaman, Pengawal Pemerintahan dan Pembangunan desa (TP4D) yang dilangsungkan di Kejaksaan Negeri Malinau (24/8).

“Setelah adanya pelantihan kades beberapa waktu lalu ada salah satu desa di Malinau yang kabarnya langsung mengganti semua aparat yang kerja di desa dengan orang pilihanya, jadi semua kacau dari yang diganti kabarnya ada yang tidak menyerahkan file yang ia kerjakan saat sebelumnya jadi tidak harmonis,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama seusai acara ketika ditanyakan langsung pada Inspektur Inspektorat Kabupaten Malinau Pramadiyo Busono usai mengisi acara TP4D mengatakan hal itu tidak dibenarkan, karena semua ada aturanya dalam pergantian aparat desa oleh kepala desa.

“ Kalau itu memang kembali pada pembinaan dan pengawasan camat, tapem seharusnya. Saya belum mendapat kepastian yang ini. Yang jelas Kadesa meski sudah mendapatkan SK tidak bisa langsung pecat para atau yang bekerja di lingkup desa, namun dalam undang-undangnya sudah ada disana ketentuanya bagaimana ketentuan penggantian aparat desa setelah dilantik dan lainya,” jelasnya.

Selain itu Pramodya juga menjelaskan jangan sampai masalah tersebut berdampak pada administrasi. Karena tidak ada masalah saja desa masih  lemah pada aspek adminiastrasi dan adanya volume yang kurang ataupun kelebihan pembayaran biasanya pada pengadaan barang dan jasa.

“ Yo jangan sampai kejadian, pada kenyataanya seperti kesalahan yangmasih sering ditemui yaitu kelemahan desa terkait administrasi karena sering kurang atau kelebihan pada pengadaan barang dan jasa sehingga saat ini kita bagaimana kejadian ini tidak berdampak hukum dan bagaimana pengembalian ke khas daerahya,” pungkasnya. (ewy/puu)

sumber : kaltara.prokal.co

 

Tags : Malinau
menu
menu