Moratorium DOB Jangan Disamaratakan

moratorium-dob-jangan-disamaratakan

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si meminta kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo agar memberikan perlakuan khusus untuk usulan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang diusulkan oleh masyarakat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dan pemerintah kabupaten (Pemkab) yang ada di Kaltara.

“DOB itu salah satu cara mengatasi dan mempercepat pembangunan. Jadi soal moratorium DOB jangan disamaratakanlah. Kalau di Pulau Jawa ya jangan disamaratakan dengan yang di pedalaman ini,” ungkapnya kepada media ini melalui telepon, Kamis (5/10).

Dengan dibentuknya DOB, maka DOB menjadi jwaban kebutuhan yang ada dan tentunya akan memeratakan pembangunan. 

Saat ditanya apakah daerah yang akan dimekarkan menjadi DOB di Kaltara sudah siap, ditegaskannya, daerah-daerah calon DOB di Kaltara sudah siap dan bahkan sudah siap dibandingkan kala daerah-daerah di Kaltara pada dimekarkan dulu. Khusus daerah Apau Kayan yang merupakan bagian dari Kabupaten Malinau, ia katakan sudah siap untuk dimekarkan. “Kalau menurut saya, dibandingkan dengan daerah-daerah yang dimekarkan dulu, ini sudah relatif siap,” ujarnya.

Dijelaskannya, terkait DOB yang diusulkan di Kaltara bukanlah hanya untuk pemerataan pembangunan, tapi juga merupakan kebutuhan yang seharusnya memang diprioritaskan karena DOB yang diusulkan adalah wilayah perbatasan yang merupakan beranda depan negara.

“Sebenarnya kan ada yang harus kita sikapi dengan bijak, dengan responsip dan dengan sikap proaktif lah. Ya kenapa, karena daerah kita ini kan menampakkan wajah negeri kita. Jadi, saya kira untuk Kaltara ini, sangat-sangat wajarlah 5 DOB (Apau Kayan, Krayan, Kabudaya, Sebatik dan Tanjung Selor) baru ini dimekarkan,” katanya seraya berharap presiden bisa membedakan pemekaran daerah lain dengan yang ada di Kaltara yang selain daerah perbatasan, daerahnya masih luas dan daya rentang kendali masih jauh dari ibu kota provinsi dan kabupaten masing-masing. (ags/puu)

 sumber : kaltara.prokal.co
 
Tags : Malinau
menu
menu