Pengembangan Sektor Pariwisata Terus Dilakukan

pengembangan-sektor-pariwisata-terus-dilakukan

MALINAU - Secara bertahap pemerintah akan terus membangun, menata dan membenahi sektor pariwisata. Terutama diseputar balai adat Desa Wisata Setulang. Tahun 2015 kemarin, kata Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malinau Padan Impung SPd MSi, pemerintah sudah melakukan penataan landscape-nya.

Kemudian  rumah yang ada disekitarnya dipindahkan dan dijadikan homestay di desa wisata Setulang. Selain itu, ke depan pemerintah daerah juga mengembangkan argowisatanya. Artinya perkebunan, jalan menuju ke Hutan Tanah Ulen sampai di jalan umum akan dikembangkan sebagai sektor argowisata perkebunan. “Kedepan selain argowisata tadi, kita akan terus kembangkan nilai budaya, pertanian, serta unsur anak sungai yang menuju lokasi Tanah Ulen tersebut akan tetap kita lestarikan dan dirawat serta dibenahi,” tegasnya.

Diterangkan Padan Impung, kearifan lokal dan budaya masyarakat Desa Wisata Setulang juga sangat unik dan menarik masih tetap terjaga oleh Dayak Kenya Uma’ Lung ini. Bahkan, masih ada tradisi budaya yang dari dulu masih terus dilestarikan. Seperti Lumbung Padi masih terus terisi dan berdiri di lereng gunung disamping permukiman sampai sekarang. Ada tukang pandai besi tradisional serta rumah pemeras tebu tradisional yang sedang dalam proses pembangunan. Sehingga daya tarik yang cukup memungkinkan untuk dijadikan Desa Wisata Setulang tersebut. “Saya kira tidak akan pudar. Artinya, justru kita akan meningkatkan dan menggali budaya-budaya aslinya sekalipun ada budaya semacam tari kreasi. Tapi budaya aslinya tidak akan kita rubah dan kita tetap lestarikan di Desa Wisata Setulang,” ujar terang Padan Impung.

Melihat kondisi Setulang sekarang ini salah atu putra Desa Setulang, Uyou Moris menggaku bangga atas penunjukan Setulang sebagai salah satu Desa Wisata di Kabupaten Malinau ini. Dengan demikian, ada tanggung jawab untuk membantu mempromosikan semua potensi yang ada di Setulang ini untuk meningkatkan kunjungan wisatanya. “Saya berharap, para generasi muda khususnya kami ini tidak melupakan sejarah dan budaya yang diwariskan leluhur kami dan terus menjaganya menjadi budaya daerah yang patut dilestarikan sesuai dengan tujuan pemerintah daerah menjadi Setulang ini sebagai desa wisata,” tuturnya.

Selain itu, saat ini generasi sekarang ini cukup peduli dan bangga atas apa yang ada dan telah diberi serta ditinggalkan para pendahulunya sebagai warisan budaya. “Saya mengaku bangga atas upaya pemerintah daerah Kabupaten Malinau yang telah menetapkan Desa setulang sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Malinau,” tukasnya.(ida/aan)

sumber : kaltara.prokal.co

WIDAYAT/RADAR TARAKAN

Tags : Malinau
menu
menu