Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Malinau Salurkan 129 Ton Beras Daerah Untuk RTSPM

tahun-2017--pemerintah-kabupaten-malinau-salurkan-129-ton-beras-daerah-untuk-rtspm

Malinau-Untuk mengoptimalkan penyaluran Beras Daerah (Rasda) tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Malinau pada Hari Selasa (22/1) di Ruang Intulun lakukan rapat evaluasi penyaluran Rasda 2017.

Rapat yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Ernes Silvanus, S.Pi, MM dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Drs. H. Edy Marwan, M.Si, Direktur Perusda Intimung dan Kepala Perangkat Daerah Terkait.

Pada evaluasi penyaluran Rasda 2017, Yuli Triana, SE, M.Si kepala Bagian Ekonomi menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Malinau telah menyalurkan Rasda untuk Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) sebanyak 129.090 kg dengan nilai uang yang teralisasi sebesar Rp. 1,96 milyar.

“Realisasi dana Rasda 2017 sebesar 1,96 milyar atau 82,99 persen dari target yang direncanakan yaitu sebesar Rp. 2,36 milyar” ungkap Yuli. Yuli juga menyebutkan harga tebusan beras oleh RTSPM sebesar Rp. 1.500 yang selanjutnya disetorkan lagi ke kas daerah.

Sementara itu terkait dengan permasalahan dalam penyaluran Rasda 2017, Asisten Perekenomian dan Pembangunan Dr. Ernes Silvanus, MM menyebutkan bahwa Pemda terus berupaya untuk menyelesaikannya.

“Beberapa kecamatan terkendala ketersediaan rasda di wilayahnya sehingga penyalurannya terlambat karena harus di kirim dari Kabupaten” Jelas Dr. Ernes.

Sementara itu Indra Gunawan, Direktur Perusda Intimung bidang Perkebunan, Kehutanan dan Pertambangan menyebut bahwa salah satu kendala penyediaan adanya keinginan harga yang tinggi dari masyarakat pemilik padi.

“Ada perbedaan harga antara standar pemda dengan pemilik gabah. Mereka (pemilik gabah) lebih memilih menjual ke tetangga yang berani dengan harga yang lebih tinggi” ungap Indra.

Seperti diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Malinau pada tahun 2017 telah mentapkan harga gabah kering giling sebesar Rp. 6.000 per kilogram.

Tags : Malinau
menu
menu