Wakili Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Buka Mubes KBST

wakili-bupati--asisten-perekonomian-dan-pembangunan-buka-mubes-kbst

Malinau - Musyawarah daerah ke- II Dewan Pimpinan Cabangan (DPC) Keluarga Besar Sulawesi Tengah (KBST) Kabupaten Malinau diadakan di Balai Adat Tidung Desa Malinau Seberang, pada Kamis (11/04). Musyawarah daerah ke- II ini mengusung tema “Melalui musda ini kita jalani persaudaraan yang tulus dan ikhlas guna membangun malinau adil, sejahtera dan berkemandirian untuk kita semua”.

Musda ke- II DPC Keluarga Besar Sulawesi Tengah (KBST) dibuka langusng oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Ernes Silvanus, S.Pi, MM mewakili Bupati Malinau yang tidak dapat hadir karena sedang menjalani tugas.

Dr. Ernes Silvanus, S.Pi, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat menghargai pelaksanaan Musda ke- II dari Keluarga Besar Sulawesi Tengah ini. Menurutnya, musda yang dilaksanakan ini bukanlah yang ke- II tetapi lebih dari itu karena jauh sebelumnya masyarakat Sulawesi Tengah ini sudah ada di Malinau hanya saja jumlahnya terbatas.

Seperti yang selalu disampaikan Bupati Malinau bahwa Keluarga Besar Sulawesi Tengah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI, pemerintah provinsi dan Kabupaten Malinau. Sedikit maupun banyak jumlahnya, keluarga ini tetaplah bagian terbaik dari Kabupaten Malinau.

“Angka 10 tidak akan bisa jadi angka 10 jika tidak dimulai dari 1. Jadi kita jangan melihat dari skala kecil suatu organisasi tetapi lihatlah apa yang sudah dilakukan oleh organisasi tersebut,” terangnya.

“Dimana bumi berpijak disitu langit di junjung. Mungkin inilah yang menjadi dasar dalam musda ini, dimana keberadaan Keluarga Besar Sulawesi Tengah ini juga bisa bersama-sama membangun Kabupaten Malinau. Dimanapun mereka berada, baik di desa maupun kecamatan,” lanjutnya.

Selanjutnya, Dr. Ernes berharap kepada Keluarga Besar Sulawesi Tengah untuk memilih pengurus yang mempunyai rasa tulus dan ikhlas dalam bekerja seperti pada tema yang diusung. Karena pengurus organisasi ini tidak mendapat gaji, namun harus siap bekerja dan mengayomi anggota organisai atau paguyuban yang dipimpinnya.

“Jadi pilihlah yang bukan hanya mengurus kepentingan sesaat, hanya membawa kepada kepentingan jangka pendek. Tetapi pilihlah pengurus yang punya rasa tanggung jawab kepada kita semua yang tulus dan rela berkorban,” ungkapnya.

Dr. Ernes juga berpesan kepada yang nanti tidak terpiih untuk tidak berkecil hati dan kepada yang terpilih harus mengajak yang tidak terpilih untuk bergabung bersama-sama menjalankan oraganisasi atau paguyuban ke arah yang lebih baik.
“Kita berbeda pendapat boleh, berbeda pikiran boleh. Kemudian pada saat kita menjadi yang terpilih bagaimana yang tidak terpilih bersama-sama bisa bergabung dengan yang terpillih. Bagaimana yang menang bisa mengajak yang tidak menang. Karena biar bagaimanapun orang Sulawesi tetaplah orang Sulawesi tidak mungkin bisa berubah jadi orang lain,” ujranya.

“Saya berharap ini musda yang benar-benar musda, jangan ada lagi musda tanding. Iniliah musda terbaik yang dimiliki oleh Keluarga Besar Sulawesi Tengah. Semoga musda ini dapat berjalan dengan tertib, sukses dan berprestasi,” harapnya.

 

Tags : Malinau
menu
menu