YA TUHAN...!! Lihat Nih, Pelajar SMA di Pedalaman Malinau Belajar di Tenda..!!

ya-tuhan----lihat-nih--pelajar-sma-di-pedalaman-malinau-belajar-di-tenda--

MALINAU-Tanggung jawab atau kewenangan pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah beralih ke provinsi. Meski demikian, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) memastikan pihaknya masih akan terlibat dalam upaya memenuhi kebutuhan fasilitas utama sejumlah SMA,  utamnya gedung sekolah.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Disdikpora Malinau,  FX Brata Pujisusilo, M.Pd mengungkapkan, ada 4 SMA Negeri yang sampai saat ini belum memiliki gedung. Yaitu, SMAN 12 Malinau di Long Pada Kecamatan Sungai Tubu, SMAN  14 Malinau di Data Dian Kecamatan Kayan Hilir, SMAN 15 Malinau di Kecamatan Malinau Selatan Hilir dan SMAN 16 Malinau di Kecamatan Malinau Selatan Hulu.

Selain itu, masih ada beberapa sekolah yang sudah memiliki gedung tetapi masih kurang. “Antara lain SMAN 11 Malinau, di Long Berang Kecamatan Mentarang termasuk SMAN 10 Malinau di Long Ampung Kayan Selatan,” sebut Braja Puji Susila.

Dijelaskan FX Brata Puji Susilo, di SMA Long Ampung sudah punya 3 ruangan belajar. Tapi masih terdapat kekurangan rombongan belajar. Karena ada pembagian kelas, sehingga masih kurang. Kesulitannya, jika jumlah siswa banyak dan sudah dilakukan penjurusan yang dipastikan memerlukan tambahan ruang. Seperti yang terjadi di SMAN 10 Malinau, di Long Ampung Kayan Selatan. Siswa harus belajar di ruang terbuka di bawah tenda karena kekurangan ruang belajar.

Oleh karena itu, Disdikpora berharap usulannya dapat dipenuhi oleh pemerintah provinsi dengan anggaran APBD  atau APBN. "Kita tetap akan ajukan itu untuk dapat dibangun oleh provinsi," tukas FX Brata Pujisusila. (ida/aan)

sumber : kaltara.prokal.co

 

Tags : Malinau
menu
menu