Yansen Komitmen 70 Persen Kerja di Lapangan

yansen-komitmen-70-persen-kerja-di-lapangan

Di sisa kepemimpinannya sebagai kepala daerah hingga tahun 2021 nanti, Dr. Yansen TP, M.Si berkomitmen untuk lebih banyak bersama rakyat, yaitu bekerja di lapangan 70 persen dan untuk urusan administrasi kantor 30 persen. Simak apa yang dilakukannya untuk mengawali itu!

AGUSSALAM SANIP, Malinau

Terlihat pukul 08.20 Wita, Kamis (6/4), Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menuruni anak tangga pesawat di Bandara Kolonel RA Bessing, Malinau. Ia baru saja tiba dari Tarakan usai mengikuti Rapat Koordinasi dan Pengendalian (Rakordal) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)- Rencana Kerjea Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama gubernur dan bupati/walikota se-Kaltara selama dua hari.

Setelah memasuki bandara, ia bergegas menuju mobil pribadinya dan langsung menuju rumah jabatan untuk persiapan menghadiri pemyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) akhir masa jabatan Kepala Desa (Kades) Wisata Pulau Sapi Tahun Anggaran (TA) 2011-2016, di Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang.

Sekira satu jam persiapan, terlihat supir dan ajudan memasukan sepeda di bak belakang mobil dinas double kabin yang akan membawa bupati ke Desa Wisata Pulau Sapi. “Bapak (bupati, Red.) mau sepedaan mas, beliau mau berkeliling mau menyapa warga,” kata ajudannya saat penulis menanyakan kenapa membawa sepeda.

Tidak lama berselang, Ketua DPRD Malinau Wempi W Mawa, SE datang menggunakan mobil dinasnya, kemudian bupati tampak keluar rumah jabatan dan langsung menaiki mobil. Ia mengendarai sendiri mobilnya didampingi supir dan ajudan di kursi belakang.

Dikawal mobil Satpol-PP, mobil bupati dan ketua DPRD pun perlahan menyusuri jalan dengan kecepatan rata-rata 30-40 kilometer/jam. Sesampainya di depan Kantor Desa Wisata Pulau Sapi, Camat Mentarang, Kades dan dan Ketua BPD Desa Pulau Sapi serta masyarakat tampak kaget, karena bupati keluar dari pintu kemudi, yang berarti mengemudikan sendiri mobil dinasnya.

“Pertama-tama saya mengucapkan terimakasih karena diberi kesempatan untuk hadir dalam acara ini (LKPj) yang sesungguhnya saya belum dapat undangan, tapi saya sudah merencanakan untuk datang ke Pulau Sapi, ternyata ada LKPJ ini. Jadi saya ucapkan terimakasih pak kades,” katanya Bupati Yansen TP saat memberikan sambutan dan arahan.

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau mulai tahun 2011 sudah mempercayakan sepenuhnya pembangunan kepada rakyat, yaitu memberi kewenangan kepada rakyat untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan melalui program Gerakan Desa Membangun (Gerdema) dan pada tahun ini pihaknya lebih mempertajam lagi ke tingkat RT dengan program RT Bersih. Program Gerdema sudah lebih dulu sebelum adanya program dana desa oleh pemerintah pusat yaitu sesuai Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa.

“Bapak ibu dan saudara sekalian, UU itu selalu ada, tapi belum tentu dia dilaksanakan. Prinsip-prinsip pemerintahan desa itu ada, tapi belum tentu juga itu dilaksanakan. Kalaupun prinsipnya ada dilaksanakan, belum tentu juga hasilnya maksimal dan belum tentu tercapai seperti apa yang kita cita-citakan,” tuturnya.

Nah untuk itulah, menurutnya perlu dicerna dan dipahami. Dan itu yang menjadi tanggung jawabnya untuk memberi pemahaman. Karena itu, ia mempertegas selama beberapa tahun ke depan sesuai dengan masa jabatannya sebagai bupati, ia lebih banyak di lapangan bersama rakyat, daripada di kantor. Dan sebab itulah ia terjun langsung ke lapangan dan bahkan tidur bersama rakyat sampai ia merasa ada sebuah perubahan, dalam artian ia sudah mendapat jaminan bahwa apa yang dicita-citakan dan diharapkan bersama bisa terwujud.

“Oleh sebab itulah saya mohon izin malam ini dan besok, saya dan pak ketua DPRD dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama-sama dengan rakyat melihat seperti apa rencana yang kita mau jalankan itu dimengerti apa tidak, sudah mulai apa tidak atau bagaimana keadaannya dan kita harus mulai,” ucapnya meminta izin ke masyarakat untuk menginap di Desa Wisata Pulau Sapid an langsung disambut tepuk tangan yang meriah dari masyarakat dan aparat desa.

sumber : kaltara.prokal.co

AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

 

 

Tags : Malinau
menu
menu