
Capaian Kunjungan 89,88 Persen, Pemkab Malinau Terus Perkuat Peran Posyandu
Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau terus memperkuat peran Posyandu dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Upaya tersebut dibahas melalui rapat penyusunan program kerja Tim Pembina Posyandu Kabupaten Malinau Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Pondok Ulin, Rabu (7/10/2026).
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Malinau, Yuli Triana, S.Sos., M.Si., yang juga bertindak selaku ketua panitia pelaksana mengatakan rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan primer secara terpadu dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Malinau.
Menurutnya, Posyandu memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan sepanjang siklus kehidupan masyarakat, mulai dari usia bayi, balita, hingga dewasa.
“Melalui Posyandu Kabupaten Malinau, kita dapat mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang komprehensif dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Malinau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 192 kader Posyandu yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Malinau. Keberadaan para kader tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.
Dalam rapat tersebut, sejumlah hal menjadi fokus pembahasan, di antaranya mengidentifikasi berbagai permasalahan lintas sektor yang berkaitan dengan tata kelola dan keberlangsungan Posyandu serta menyusun program kerja yang dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Yang pertama adalah transformasi Posyandu. Kemudian yang kedua, paparan dukungan dan peran dari OPD, khususnya OPD pengampu,” kata Yuli.
Dukungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai penting agar pelaksanaan program Posyandu tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi dapat dilakukan secara bersama sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Dalam kesempatan itu juga dibahas dukungan anggaran dari Kementerian Kesehatan sebesar Rp47,75 juta untuk mendukung pelaksanaan kegiatan terkait Posyandu.
Yuli menambahkan, capaian kunjungan masyarakat ke Posyandu saat ini telah mencapai 89,88 persen. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat sekaligus kontribusi berbagai pihak dalam mendukung pelayanan kesehatan.
“Ini semua adalah peran serta dan kontribusi kita semua dalam meningkatkan kesehatan masyarakat yang ada di Kabupaten Malinau,” pungkasnya.




