Malinau
Pelatihan Nastar Ramai Peserta, Bupati Dorong Warga Malinau Bangun Usaha Sendiri
Rully Yulianti Pratiwi
11 March 2026
30 views

Pelatihan Nastar Ramai Peserta, Bupati Dorong Warga Malinau Bangun Usaha Sendiri

Malinau – Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H., membuka secara resmi pelatihan pembuatan kue nastar dan aneka kue takjil berbahan baku lokal yang diikuti ratusan peserta. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Tebengang pada Rabu (11/3/2026).

Pelatihan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk kuliner yang bernilai ekonomi.

Dalam sambutannya, Bupati Wempi menekankan bahwa ilmu dan keterampilan menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, dengan memiliki pengetahuan dan kemampuan mengolah peluang, masyarakat dapat menciptakan usaha yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun keluarga.

Ia menjelaskan bahwa dengan jumlah penduduk Kabupaten Malinau sekitar 84 ribu jiwa, peluang usaha kuliner seperti pembuatan kue sebenarnya sangat terbuka. Apalagi jika produk yang dihasilkan memiliki kualitas baik serta dipasarkan dengan cara yang tepat.

“Kalau kita punya ilmu, maka kita sudah menuju pada kesejahteraan. Orang yang mau belajar berarti sedang membuka peluang untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Bupati juga mendorong para peserta untuk berani memulai usaha, tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial untuk mempromosikan produk yang dibuat.

Selain itu, ia menilai pemanfaatan bahan baku lokal perlu terus didorong agar masyarakat tidak terlalu bergantung pada produk dari luar daerah. Menurutnya, potensi lokal seperti hasil pertanian dan perkebunan dapat diolah menjadi berbagai produk makanan yang memiliki nilai jual.

Wempi juga menyinggung peluang pasar yang besar melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Dengan puluhan ribu pelajar di Kabupaten Malinau, kebutuhan makanan tambahan seperti kue, buah, dan telur setiap hari dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat.

“Kalau ada 42 ribu anak sekolah dan mereka membutuhkan makanan setiap hari, tentu ini peluang besar bagi masyarakat untuk memproduksi makanan, termasuk kue,” jelasnya.

Ia berharap melalui pelatihan ini para peserta tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga mempraktikkannya hingga menjadi usaha nyata yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Menutup sambutannya, Bupati Wempi mengajak seluruh peserta untuk terus semangat belajar, bekerja keras, dan berani mengambil peluang usaha yang ada di sekitar.

“Keberhasilan itu tidak mudah. Perlu kerja keras, perencanaan yang baik, dan keberanian mengambil peluang,” pungkasnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...