
Bersama DPD RI, Pemkab Malinau Komitmen Tindak Lanjuti Aspirasi Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Malinau- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Dr. Fiteriady, S.STP., M.Si., mengatakan kunjungan Anggota DPD RI Dr. Martin Billa, M.M., ke Kabupaten Malinau dalam masa reses dimanfaatkan untuk menyerap langsung aspirasi dunia pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Kadis Fiteriady usai mendampingi Dr. Martin Billa dalam pertemuan bersama kepala sekolah dan guru di SMPN 2 Malinau, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, selain bersilaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Malinau dan DPRD, Martin Billa juga berdialog langsung dengan perwakilan tenaga pendidik untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi sekolah, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan.
"Pak Martin Billa ingin mendengar langsung aspirasi para guru dan kepala sekolah, sehingga berbagai kebutuhan pendidikan di Malinau dapat dipetakan sesuai kewenangan pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pemerintah pusat," ujar Kadis Fiteriady.
Ia menjelaskan, salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Tahun ini, jumlah satuan pendidikan di Malinau yang memperoleh bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat masih sangat terbatas.
Selain itu, para guru juga berharap program digitalisasi pendidikan tidak hanya menyediakan perangkat pembelajaran, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti akses internet dan sumber listrik yang memadai.
Fiteriady mencontohkan, sejumlah sekolah di wilayah pedalaman telah menerima media pembelajaran digital, namun belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena tidak tersedia jaringan internet maupun pasokan listrik dari PLN.
Selama ini, guru bahkan harus menggunakan paket data pribadi dan mengandalkan genset atau panel surya untuk menjalankan perangkat tersebut.
"Harapannya ke depan, ketika pemerintah memberikan perangkat pembelajaran berbasis elektronik, seluruh pendukungnya juga disiapkan dalam satu paket sehingga bisa langsung digunakan," katanya.
Dalam pertemuan tersebut, kepala sekolah juga menyampaikan kebutuhan perbaikan akses menuju sekolah, salah satunya rehabilitasi jembatan gantung menuju SD Negeri 08 Sempayang Lama di wilayah Desa Sesua. Menurut Fiteriady, usulan tersebut telah mendapat respons dari pemerintah daerah dan direncanakan masuk dalam kegiatan rehabilitasi tahun ini.
Selain itu, para kepala sekolah mengusulkan bantuan kendaraan operasional untuk mendukung aktivitas pendidikan, serta adanya tambahan tunjangan khusus bagi kepala sekolah.
Terkait usulan tunjangan tersebut, Fiteriady menegaskan Dinas Pendidikan masih akan mengkaji aspek regulasinya sebelum memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah.
"Kami akan melihat terlebih dahulu apakah pemberian tunjangan khusus bagi kepala sekolah memungkinkan sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah ada hasil kajian, baru akan kami sampaikan kepada pimpinan daerah sebagai bahan pengambilan kebijakan," jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang disampaikan guru dan kepala sekolah telah diterima langsung oleh Anggota DPD RI Dr. Martin Billa.
Nantinya, aspirasi tersebut akan dipilah berdasarkan kewenangan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.



