PLTS akan Terangi Dua Desa

plts-akan-terangi-dua-desa

MALINAU – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di Desa Lung Barang dan Desa Long Metut di Kabupaten Malinau yang dilaksanakan menggunakan dana hibah dari Millennium Challenge Corporation (MCC) yang berada di Amerika melalui Millennium Challenge Account – Indonesia (MCAI) sudah mulai dibangun. Menandai dimulainya pembangunan, Kamis (24/8), Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si meletakkan batu pertama pembangunan PLTS komunal di Desa Lung Barang, Kecamatan Mentarang Hulu.

Bupati Yansen TP saat dalam sambutannya mengaku sangat bersyukur bisa berada di lokasi pembangunan PLTS komunal di Desa Lung Barang dan bisa meletakan batu pertama dalam acara syukuran dimulainya pembangunan PLTS komunal. “Kita sangat bersyukur ada di tempat ini, tempat yang luar biasa,” ucapnya di hadapan Ketua DPRD Malinau Wempi W. Mawa, SE, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malinau serta, pihak dari MCAI dan Camat Mentarang Hulu, Matias Seradu, S.Sos, M.Ap beserta masyarakat Desa Lung Barang yang hadir.

Semula, kata bupati, ia masih bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan program compact kemakmuran hijau dan apalagi hal tersebut berkaitan dengan negara Amerika. Karena, tegas bupati, rasa nasionalisme dirinya tinggi dan tak perlu diragukan, tentu sedikit banyaknya kalau ada kegiatan atau program yang menyangkut paut dengan negara asing, pasti ada kecurigaan dan hal itu wajar.

“Kalau saya, nasionalisme tidak bisa diragukan pak. Kalau ada yang asing-asing lalu curiga terus pak. Tapi setelah saya cernai dan cernai, ya mungkin saja dunia internasional ini kan memang luas, tapi ada menjalin kerjasama,” ungkapnya.

Setelah dalam proses-proses yang dilakukan, ia melihat dan memperhatikan bahwa ada keseriusannya dari pihak yang menawarkan serta ada kelihatan nilai-nilai positifnya dari nilai pembangunan yang akan dilakukan, sehingga ia pun berpikir bahwa ini satu kesempatan yang baik dan kenapa tidak. Maka dari itu, ia mendukung program tersebut.

Kepada masyarakat, ia ingin semua elemen masyarakat memahami apa tujuan dilaksanakannya program pembangunan PLTS komunal yang dipercayakan MCAI pelaksanaan pembangunnanya kepada PT. Cahaya Inti Trimanunggal (CIT) tersebut. Karena program tersebut murni memanfaatkan potensi alam yang ada dengan memanfaatkan energi baru dan terbarukan.

“Kita semua mensyukuri anugerah Tuhan yang luar biasa kekayaan alam kita. Terutama dalam rangka kita membangun negara kita, kita harus bisa memanfaatkan potensi-potensi yang kita miliki,” katanya.

Kalau bicara energi, kata bupati lagi, Indonesia seharusnya tidak kekurangan energi. Apalagi sampai seperti pribahasa tikus mati di lumbung padi yang menggambarkan Indonesia saat ini dan itu sangat disayangkan karena Indonesia memiliki berbagai energi yang jumlahnya cukup besar dan luas. Kemudian juga memiliki kualitas yang juga luar biasa, tapi belum bisa dimemaksimalkan dan memanfaatkan.

Banyak negara lain yang menurutnya tak memimiliki kekayaan seperti Indonesia. Di Indonesia, tutur Bupati Malinau dua periode ini, masih bisa bernafas dengan enak, karena msih banyak daerah yang hijau dan juga disirami oleh cahaya matahari yang luar biasa serta masih banyak kekayaan lainnya yang dimiliki Indonesia.

“Tongkat saja bisa jadi tanaman, batu bisa jadi tanaman dan kolam bisa jadi susu.  Jadi tidak ada negara lain seperti kita, tapi yaitu aneh bin ajaib kita hidup di bawah bahkan di bawah standar dikatakan nyaman,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dirinya menangkap dengan adanya program pembangunan PLTS ini menjadi suatu yang menjadi kesempatan dan ia menangkap ini menjadi sebuah peluang yang sangat baik.

“Saya berharap bapak ibu, ini adalah kesempatan dan harapan. Jadi peluang serta harapan ini mari bapak ibu manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ajaknya.

Ia pun meminta masyarakat agar mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Walaupun mungkin ada uangnya, ia juga meminta masyarakat agar memberikan daya daya dukung maksimal sehingga bisa selesai tepat waktu.

Diperkirakan, bulan Desember 2017 pembangunan PLTS ini akan selesai dan bupati berjanji akan datang kembali ke Lung Barang untuk meresmikan.

“Nanti bulan Desember depan ini, saya kembali datang ke sini lagi bersama seluruh FKPD dan seluruh SKPD datang ke sini lagi bisa menikmati terangnya penerangan dari PLTS,” janjinya seraya mengatakan agar semua bersyukur dengan adanya program ini dan ia berharap msyarakat jangan lagi merasa tidak berdaya dengan tantangan kondisi daerah yang ada, karena tantangan itu suatu kekuatan untuk membuat melangkah semakin lebih kuat. (ags/puu)

sumber : kaltara.prokal.co

Tags : Malinau
menu
menu