
Anak Muda Malinau Bikin Bangga! Festival Dayak Lundayeh Tuai Apresiasi Besar
Malinau – Sekretaris Daerah Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Dayak Lundayeh, khususnya generasi muda yang dinilai mampu menghadirkan sebuah festival budaya dengan daya tarik luar biasa. “Tepuk tangan untuk anak-anak muda Malinau. Semoga dari mereka yang sedikit tadi, kita semakin kuat, terutama generasi muda yang akan datang,” ujar Ernes saat membacakan sambutan Bupati Malinau pada penutupan Festival Seni dan Budaya Dayak Lundayeh III di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Minggu (24/5/2026) malam. Festival yang berlangsung meriah tersebut dinilai bukan sekadar ajang pertunjukan tari, musik, pakaian adat, maupun kerajinan tradisional, melainkan ruang penting untuk menjaga identitas budaya Dayak Lundayeh di tengah perkembangan zaman. “Atas nama pemerintah daerah saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, khususnya Sanggar Seni dan Budaya Felefet yang telah menjadi penggerak utama menjaga denyut seni, budaya, dan identitas Dayak Lundayeh agar tetap hidup,” katanya. Selama festival berlangsung, Ernes mengaku bangga melihat semangat peserta dan kreativitas generasi muda yang tetap mampu mempertahankan jati diri budaya lokal. Ia berharap bahasa daerah dan identitas lokal terus dipertahankan dalam setiap karya seni yang ditampilkan. “Harus ada rasa penasaran orang luar terhadap bahasa dan budaya kita. Itu identitas daerah yang harus tetap hidup,” tambahnya. Ernes juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Malinau membangun Taman Budaya sebagai pusat aktivitas para penggiat seni dan budaya daerah. Ia berharap fasilitas tersebut nantinya menjadi ruang bersama untuk mendokumentasikan sekaligus mengembangkan berbagai kegiatan budaya di Malinau. “Kami mohon dukungan DPRD dan seluruh pihak. Lahannya sudah siap, perencanaannya juga sudah siap. Tinggal action,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin. Selain membahas budaya, Sekda juga menitipkan pesan kepada generasi muda agar menjauhi narkoba dan judi online yang dinilai sangat merusak masa depan. “Tidak ada cerita coba-coba untuk narkoba. Begitu juga judi online, jangan sampai terjebak. Orang tua juga harus mengawasi anak-anak dalam memanfaatkan teknologi,” tegasnya. Di akhir sambutan, Ernes mengajak seluruh generasi muda Malinau untuk terus mencintai budaya daerah dan menjadikannya sebagai identitas serta kebanggaan bersama. Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang festival dan meminta seluruh peserta terus berkreasi serta meningkatkan kemampuan mereka. “Yang belum menang jangan berhenti berkreasi. Dan yang sudah juara, ingat mempertahankan lebih sulit daripada merebut,” pungkasnya sebelum secara resmi menutup Festival Seni dan Budaya Dayak Lundayeh III tahun 2026.



