Malinau
Bupati Malinau Minta Seluruh OPD Tuntaskan Migrasi Data untuk Mendukung Implementasi SAGET
Rully Yulianti Pratiwi
11 June 2026
4 views

Bupati Malinau Minta Seluruh OPD Tuntaskan Migrasi Data untuk Mendukung Implementasi SAGET

Malinau – Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H., menegaskan pentingnya percepatan integrasi data dalam mendukung transformasi digital pemerintahan melalui ekosistem SAGET (Smart Government). Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Ekspos Sistem Informasi Peta Potensi Investasi di Ruang Rapat Intulun, Rabu (10/6/2026). Dalam rapat tersebut, Bupati menekankan bahwa berbagai sistem aplikasi yang telah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Malinau tidak boleh berhenti sebatas keberadaan aplikasi semata. Menurutnya, yang paling penting adalah kesiapan data dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar dapat terintegrasi secara baik dan memberikan manfaat nyata. Dilansir dari pijarmalinau.com, Bupati Wempi menegaskan sistem yang telah dibangun pemerintah daerah harus didukung oleh data yang valid, terverifikasi, dan siap digunakan. Karena itu, seluruh OPD diminta mempercepat proses migrasi dan integrasi data yang ditargetkan tuntas pada Oktober 2026. "Sistemnya sudah dikembangkan. Sekarang yang harus dipastikan adalah datanya. Integrasi data dan migrasi data ini harus tuntas pada Oktober 2026," tegasnya. Ia menilai keberhasilan implementasi SAGET sangat bergantung pada kesiapan data sektoral yang menjadi tanggung jawab masing-masing perangkat daerah. Setiap OPD diminta tidak hanya memahami penggunaan aplikasi, tetapi juga aktif menyiapkan, memperbarui, dan memverifikasi data yang dimiliki. "Setiap OPD wajib menyiapkan data, menunjuk operator atau admin, dan aktif berkoordinasi. Kita tidak ingin sistem ini hanya ada, tetapi datanya tidak siap," ujarnya. Bupati juga meminta agar setiap perangkat daerah segera menetapkan operator atau admin yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan data sesuai bidang kerja masing-masing. Penunjukan personel tersebut dinilai penting untuk memastikan proses penginputan, verifikasi, pembaruan, hingga integrasi data dapat berjalan secara terarah. "Harus jelas siapa operatornya, siapa PIC-nya, dan siapa yang bertanggung jawab terhadap data di masing-masing OPD. SAGET ini bukan hanya soal aplikasi, tetapi bagaimana data pemerintah daerah bisa dikelola bersama secara valid dan terintegrasi," katanya. Ia menambahkan, penguatan data menjadi kunci agar transformasi digital benar-benar memberikan manfaat bagi pemerintah maupun masyarakat. Dengan data yang valid dan terintegrasi, pemerintah daerah akan lebih mudah menyusun perencanaan, mengambil kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, hingga mempromosikan potensi daerah kepada investor. Melalui Sistem Informasi Peta Potensi Investasi, Bupati berharap berbagai potensi unggulan Kabupaten Malinau dapat tersaji secara terbuka, lengkap, dan mudah diakses. Sistem tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu pintu masuk dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka peluang investasi baru. "Aplikasi ini harus memberi manfaat. Bukan hanya menampilkan data, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk peningkatan PAD. Malinau harus terus menggali potensi daerah agar tidak terlalu bergantung pada bantuan pemerintah pusat," ungkapnya. Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Malinau akan menggelar rapat lanjutan bersama seluruh kepala dinas serta operator atau admin OPD se-Kabupaten Malinau. Pertemuan tersebut akan difokuskan pada percepatan migrasi dan integrasi data agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap implementasi SAGET. "Dalam waktu dekat akan kita kumpulkan kepala dinas bersama operator atau admin OPD. Semua harus memahami SAGET ini, bukan hanya aplikasinya, tetapi juga data yang harus disiapkan dan dikelola," pungkasnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...