Malinau
Bupati Malinau Tekankan Optimalisasi Kinerja OPD dan Persiapan Porprov 2026
Rully Yulianti Pratiwi
20 August 2026
8 views

Bupati Malinau Tekankan Optimalisasi Kinerja OPD dan Persiapan Porprov 2026

Malinau – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengoptimalkan kinerja dalam empat bulan ke depan. Ia menekankan agar program yang belum berjalan maksimal segera ditelaah dan dituntaskan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Wempi saat memimpin rapat rutin internal Intimung di Ruang Laga Feratu, Rabu (19/8/2026).

Bupati meminta pejabat eselon II, III, dan IV yang menjadi penanggung jawab teknis operasional kebijakan untuk memanfaatkan waktu yang tersisa dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, program daerah harus berjalan selaras dengan program nasional sehingga target pembangunan sesuai visi-misi daerah dan lima program inovasi dapat tercapai.

Dalam rapat tersebut, Bupati juga menyoroti rencana festival budaya yang akan dirangkaikan dengan peringatan hari ulang tahun. Ia meminta kegiatan tersebut dikaji secara matang, termasuk dari sisi beban APBD dan dampaknya terhadap masyarakat.

Kegiatan harus memberikan dampak terhadap UMKM, perekonomian daerah, pariwisata, ekonomi kreatif dan kearifan lokal, menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan tersebut.

Selain itu, persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) juga menjadi agenda penting. Malinau yang ditunjuk sebagai tuan rumah harus mempersiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari venue, dukungan teknis, hingga akomodasi.

Pemkab juga diminta memetakan fasilitas masyarakat yang dapat disewakan atau dikontrakkan kepada tim maupun keluarga atlet. Ketersediaan tempat bagi suporter juga perlu diperhitungkan sejak awal.

Bupati turut meminta jajarannya memperkuat mitigasi potensi bencana, khususnya menghadapi musim kemarau. Pemetaan perlu dilakukan terhadap potensi kebakaran dan kekeringan yang dapat berdampak pada tanaman, distribusi air, peternakan hingga transportasi sungai.

Menurutnya, kondisi tersebut harus diantisipasi karena dapat memengaruhi ketersediaan kebutuhan masyarakat dan berpotensi memicu inflasi.

Di sektor investasi, Bupati Wempi menekankan pentingnya regulasi yang tidak mempersulit investor, namun tetap memberikan perlindungan terhadap masyarakat lokal. Pertumbuhan ekonomi dari sektor perkebunan, peternakan dan perikanan harus berjalan seimbang dengan penciptaan lapangan kerja.

“Pertumbuhan ekonomi harus bermuara pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat,” demikian arahannya.

Persoalan sosial dan keamanan juga menjadi perhatian. Sebagai daerah perbatasan antarnegara, Malinau dinilai perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit sosial, termasuk peredaran narkoba.

Wempi mengingatkan agar Malinau tetap menjadi daerah yang aman, damai, toleran dan menjunjung tinggi kearifan lokal.

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Malinau memastikan program pembangunan berjalan lebih terarah sekaligus mempersiapkan berbagai agenda besar daerah hingga akhir 2026.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...