
Ekonomi Malinau Terus Didorong, Sektor Nonbatubara Tunjukkan Pertumbuhan Positif
Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan berbagai sektor potensial, terutama pertanian, konstruksi, perdagangan, serta pengembangan UMKM.
Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Rapat Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Malinau Tahun 2026 yang digelar pada 31 Agustus 2026. Berdasarkan paparan BPS Malinau, pertumbuhan ekonomi Malinau tanpa sektor batubara pada tahun 2025 mencapai 7,35 persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan tercatat sebesar 3,56 persen.
Perekonomian Malinau saat ini masih didominasi tiga sektor utama, yakni pertambangan, konstruksi, serta pertanian, kehutanan dan perikanan, dengan total kontribusi mencapai 79,06 persen pada tahun 2025.
Meski sektor pertambangan menghadapi tantangan akibat penurunan produksi batubara, sejumlah sektor lain menunjukkan perkembangan positif. Sektor konstruksi, pertanian dan perdagangan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Malinau.
Ke depan, percepatan pertumbuhan ekonomi akan terus didorong melalui pengembangan sentra komoditas unggulan, penguatan UMKM, peningkatan investasi, business matching dengan perusahaan besar, serta pemanfaatan produk dan jasa lokal untuk memperkuat perputaran ekonomi di Kabupaten Malinau.




