Malinau
Mentarang Hulu Hadapi Tantangan Akses, 153 Usulan Pembangunan Disiapkan untuk 2028
Rully Yulianti Pratiwi
26 September 2026
7 views

Mentarang Hulu Hadapi Tantangan Akses, 153 Usulan Pembangunan Disiapkan untuk 2028

Malinau – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mentarang Hulu dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malinau Tahun 2028 digelar di Aula Kantor Camat Mentarang Hulu, Desa Long Berang, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut diwakili oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Mentarang Hulu, James, S.IP., M.Si. Ia menyampaikan pesan dari Camat Mentarang Hulu yang baru dilantik, Jekson, S.H., M.Si., berhalangan hadir karena mengikuti rangkaian serah terima jabatan.

Dalam sambutannya, James menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah untuk menyusun RKPD Kabupaten Malinau Tahun 2028.

“Yang kita usulkan pada malam hari ini bukan untuk tahun depan, tetapi untuk tahun 2028,” ujarnya.

Ia menjelaskan, usulan yang dibahas dalam Musrenbang kecamatan merupakan hasil dari Musrenbang desa yang sebelumnya telah dilaksanakan.

Karena itu, kepala desa dan masyarakat diharapkan aktif menyampaikan serta menentukan skala prioritas sesuai kebutuhan masing-masing desa.

James menyebut Kecamatan Mentarang Hulu memiliki tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan, terutama dari sisi akses dan transportasi. Kondisi geografis membuat mobilitas masyarakat maupun distribusi pembangunan harus menghadapi sejumlah kendala.

Akses dari Malinau menuju Mentarang Hulu, misalnya, masih harus melewati sejumlah giram. Sementara untuk menuju sejumlah desa, masyarakat juga mengandalkan transportasi sungai menggunakan ketinting, bahkan sebagian harus berjalan kaki.

“Ini merupakan tantangan kita semua. Jadi kita pikirkan bagaimana membangun desa dengan kondisi dan tantangan yang ada,” jelasnya.

Dalam Musrenbang tersebut, terdapat 153 usulan pembangunan yang berasal dari empat bidang. Usulan tersebut meliputi bidang infrastruktur sebanyak 63 usulan, bidang ekonomi 33 usulan, serta usulan dari bidang pemerintahan.

James juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, penguatan ekonomi dan tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan masyarakat dan pengembangan potensi desa.

Ia juga meminta agar seluruh usulan yang disampaikan dilengkapi dengan data dan informasi yang jelas. Hal tersebut diperlukan agar setiap usulan dapat dipertimbangkan secara lebih terukur, termasuk terkait kebutuhan dan pagu anggaran.

Kecamatan bersama perangkat daerah dan Bappeda nantinya akan membantu melengkapi data terhadap usulan yang masih belum lengkap sebelum masuk ke tahapan berikutnya.

James juga mengajak seluruh kepala desa untuk bersama-sama mengawal usulan yang telah disepakati, mulai dari tahapan Musrenbang kecamatan hingga pembahasan pada Musrenbang tingkat kabupaten.

“Mari kita jadikan Musrenbang ini sebagai forum untuk menyatukan pemikiran, menyamakan prioritas dan membangun komitmen bersama demi kemajuan Kecamatan Mentarang Hulu serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...