Malinau
Pemkab Malinau Pacu Budidaya Ikan, Bantuan Jadi Stimulus Menuju Kemandirian
Rully Yulianti Pratiwi
08 September 2026
7 views

Pemkab Malinau Pacu Budidaya Ikan, Bantuan Jadi Stimulus Menuju Kemandirian

Malinau– Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Dinas Perikanan terus mendorong peningkatan produksi budidaya ikan guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Berbagai bantuan sarana dan prasarana yang diberikan kepada pembudidaya diharapkan mampu menjadi stimulan untuk meningkatkan semangat dan kemandirian masyarakat dalam mengembangkan usaha perikanan.

Kepala Dinas Perikanan Malinau, Dr. Afri ST Padan, S.P., M.M., M.Si., mengatakan bantuan yang diberikan pemerintah bukan untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembudidaya, melainkan sebagai pemicu agar usaha budidaya dapat terus berkembang.

“Yang kita dorong adalah bagaimana produksi ikan di Kabupaten Malinau tetap stabil sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi. Bantuan ini sifatnya stimulan, untuk memicu dan memacu semangat masyarakat dalam berbudidaya,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Afri saat ditemui usai acara penyerahan sarana prasarana budidaya perikanan dan panen ikan perdana oleh Wakil Bupati Malinau di kawasan Minapolitan 7, Desa Malinau Seberang, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, usaha budidaya ikan memiliki siklus produksi yang dapat dilakukan beberapa kali dalam setahun. Karena itu, pemerintah hanya memberikan dukungan pada salah satu siklus budidaya, sementara untuk keberlanjutan usaha selanjutnya diharapkan dapat dikembangkan secara mandiri oleh para pembudidaya.

Dinas Perikanan juga memberikan perhatian khusus kepada pembudidaya pemula. Pasalnya, setiap kelompok pembudidaya memiliki tantangan yang berbeda sesuai dengan tingkat pengalaman dan kapasitasnya.

“Kalau pembudidaya pemula, tentu yang paling utama adalah memahami dasar-dasar budidaya. Sementara kelompok yang sudah berkembang biasanya menghadapi persoalan lain, seperti peningkatan kapasitas, kualitas air, sarana prasarana hingga pemasaran,” jelasnya.

Afri menambahkan, keterbatasan anggaran masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya pemerintah memberikan dukungan yang lebih luas kepada kelompok-kelompok pembudidaya.

Selain kawasan Minapolitan, kata dia, budidaya ikan di Kabupaten Malinau juga berkembang di sejumlah lokasi lain, baik yang dikelola secara berkelompok maupun perorangan. Tujuannya pun beragam, mulai dari usaha ekonomi, hobi hingga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga.

Dari berbagai jenis ikan yang dibudidayakan, patin menjadi salah satu komoditas andalan di Kabupaten Malinau karena memiliki permintaan pasar yang relatif stabil.

“Kalau patin, pasarnya cukup tersedia dan permintaannya rutin. Berbeda dengan beberapa jenis ikan lain yang permintaannya tergantung pada kebutuhan atau musim,” katanya.

Meski demikian, ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan dampak lingkungan dari aktivitas budidaya ikan. Penggunaan pakan dan limbah budidaya berpotensi memengaruhi kualitas air apabila tidak dikelola dengan baik.

Dengan dukungan pemerintah dan semangat para pembudidaya, sektor perikanan diharapkan dapat terus berkembang menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Malinau.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...