
Pemkab Malinau Tantang Guru Bergelar S2 Tingkatkan Literasi dan Numerasi Siswa
Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau berharap para guru yang telah menyelesaikan Program Magister (S2) Pendidikan Inklusi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Harapan tersebut disampaikan Asisten II Malinau Drs. Agustinus, M.AP., usai menghadiri Yudisium Mahasiswa Program Magister (S2) Pendidikan Inklusi UNY yang digelar secara daring dari Ruang Tebengang, Jumat (31/7/2026).
Asisten II menyebut sebanyak 95 mahasiswa mengikuti yudisium, terdiri dari 12 guru TK, 45 guru SD, dan 38 guru SMP. Menurutnya, keberhasilan para guru meraih gelar magister merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.
Ia menegaskan, peningkatan jenjang pendidikan guru harus berdampak nyata terhadap mutu pembelajaran di sekolah. Salah satu fokus yang harus menjadi perhatian adalah peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
"Mari tunjukkan bahwa dengan pendidikan magister ini kita bisa berbuat lebih baik. Bagaimana literasi di sekolah masing-masing semakin meningkat, kemampuan numerasi juga semakin baik, dan kualitas pengajarannya terus berkembang," ujarnya.
Asisten II juga mengingatkan bahwa program Wajib Belajar Malinau Maju bukan hanya berorientasi pada pemberian perlengkapan sekolah, tetapi bertujuan memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
Selain itu, ia berharap para lulusan S2 tidak menjadikan gelar akademik sebagai sarana mengejar jabatan, melainkan sebagai bekal untuk mengabdi di sekolah dan memberikan perubahan nyata.
Sementara itu, Asisten III Francis, S.Pd., M.Pd. turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan magister dapat diimplementasikan secara optimal, khususnya dalam pengembangan pendidikan inklusi di sekolah masing-masing.
"Harapan kita ada korelasi antara tingkat pendidikan dengan output-nya nanti terhadap prestasi siswa di sekolah masing-masing. Pemerintah sudah memberikan kesempatan kepada Bapak dan Ibu, sekarang saatnya memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Kabupaten Malinau," katanya.
Melalui program peningkatan kualifikasi guru ini, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap lahir tenaga pendidik yang mampu menjadi pelopor peningkatan mutu pendidikan, sekaligus memperkuat layanan pendidikan inklusif demi terwujudnya sumber daya manusia Malinau yang semakin berkualitas.



