Bangun Menara Masjid, Sosialisasikan Program Desa
17 Juni 2016Kabupaten Malinau
Pelaksanaan ibadah Safari Ramadan pada hari ke-10 puasa Ramadan 1437 Hijriyah atau 2016 Masehi, masih dipimpin oleh Wakil Bupati Topan Amrullah SPd MSi. Kedatangan rombongan yang dipusatkan di Masjid Al-Muhajirin Desa Malinau Hilir itu disambut warga dan panitia masjid dengan penuh antusias sekitar pukul 18.00 petang.
Seperti biasa, setelah semua rombongan jamaah Safari Ramadan dan jamaah masjid masuk maka dilanjutkan dengan ceramah agama yang diisi oleh para ustad hingga menjelang buka puasa dan dilanjutkan salat Magrib, Isya dan tawarih berjamaah. Ketua pengurus Masjid Al-Muhajirin Desa Malinau Hilir Joko Agus Santoso ST dalam kesempatan itu mengungkapkan, berbagai kegiatan keagamaan digelar di masjid tersebut baik shalawat bagi ibu-ibu dan kelompok yasinan disamping pembinaan Taman Pendidikan Alquran bagi anak-anak.
Untuk pembangunan fisiknya, sudah sampai pada pembangunan fisik teras dengan menggunakan dana bantuan pemerintah daerah. Kemudian membangun menara masjid dengan ketinggian sekitar 17 meter yang menelan dana lebih dari Rp 200 juta sebagai upaya syiar agama, disamping itu juga sebagai sarana pengeras informasi dari desa kepada seluruh masyarakat Desa Malinau Hilir. Khususnya dalam memberikan pengumuman tentang program-program kegitan pemerintah yang melibatkan dan memberdayakan masyarakat. “Sebelum menara ini dibangun, suara pengeras itu hanya beberapa meter saja terdengar oleh warga di sekitar masjid.
Tetapi setelah difungsikan menara masjid ini, sudah terdengar sampai ke pasar induk dan di beberapa desa di sekitarnya pad saat adzan dikumandangkan,” beber Joko Agus Santoso di hadapan jamaah safari rombongan dan warga setempat serta menginformasikan masih terdapat kekurangan dana sebesar Rp 61 juta untuk pembangunan menara tersebut.
Sumber dana untuk pembangunan menara ini, kata Joko Agus Santoso, awalnya hanya bermodalkan Rp 25 juta dari dana kas masjid untuk memulai membangun menara tersebut. Kemudian mendapat suntikan dana pemerintah daerah senilai Rp 50 juta untuk membangun pondasi menara. Lalu, panitia mendapatkan dana dari Pemprov senilai Rp 50 juta juga. Pendapatan infak setiap hari Jumat itu maksimal sekitar satu juta. “Kalau menunggu banyak, pasti akan cukup lama banyaknya. Jadi, kami nekad membeli material memulai pembangunan menara ini dan Alhamdulillah, ternyata banyak juga yang menyumbang bahan material dari masyarakat,” ungkapnya.
Karena itu, atas nama pengurus Masjid Al-Muhajirin dan dan masyarakat muslim Desa Malinau Hilir, Joko Agus Santoso menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi membantu pembangunan menara masjid ini. Dan diharapkan dapat memiliki manfaat bagi kebaikan umat. (ida/fly)
(WIDAYAT/RADAR TARAKAN)
sumber : kaltara.prokal.co