Malinau
BI Sebut Malinau Capai Level Digital Tertinggi, Tiket Speedboat Kini Bisa Dibayar Dengan QRIS
Rully Yulianti Pratiwi
21 July 2026
14 views

BI Sebut Malinau Capai Level Digital Tertinggi, Tiket Speedboat Kini Bisa Dibayar Dengan QRIS

Malinau – Pembayaran tiket speedboat di Pelabuhan Speedboat Malinau kini semakin mudah dengan hadirnya layanan pembayaran digital menggunakan QRIS. Inovasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Soft Launching Pelabuhan Speedboat Malinau Siap QRIS yang secara resmi diluncurkan oleh Bupati Malinau, Selasa (21/7/2026).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Malinau, khususnya Dinas Perhubungan, yang telah mendukung penerapan digitalisasi di sektor transportasi.

Menurutnya, implementasi pembayaran tiket secara digital merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan perbankan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, mudah, dan efisien.

"Melalui pembayaran tiket secara digital menggunakan QRIS, masyarakat mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan layanan publik yang semakin baik," ujarnya.

Agus mengungkapkan, berdasarkan data Bank Indonesia, transaksi pembayaran di sektor layanan publik di Kalimantan Utara mengalami perkembangan yang signifikan. Jika sebelumnya seluruh pembayaran dilakukan secara tunai, kini sekitar 65 persen transaksi telah menggunakan QRIS, sementara 35 persen lainnya dilakukan melalui kanal non-tunai lain, seperti teller bank maupun ATM.

Capaian tersebut menunjukkan tingkat penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital yang terus meningkat, termasuk di Kabupaten Malinau.

Selain itu, ia menyebut Kabupaten Malinau juga telah mencapai level digital, atau tingkat tertinggi dalam Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Hal ini menjadi indikator bahwa digitalisasi layanan publik di daerah terus berkembang.

Terkait masih adanya masyarakat yang belum menggunakan QRIS, Agus menjelaskan hal tersebut lebih dipengaruhi oleh kebiasaan dan preferensi masing-masing pengguna.

"Generasi muda umumnya sudah sangat terbiasa menggunakan smartphone dan QRIS. Sementara sebagian masyarakat, khususnya yang lebih senior, masih merasa nyaman bertransaksi melalui teller bank atau ATM. Semua kanal pembayaran itu tetap kami akomodasi agar masyarakat memiliki pilihan sesuai kebutuhannya," jelasnya.

Melalui penerapan pembayaran digital di Pelabuhan Speedboat Malinau, diharapkan transaksi pembelian tiket menjadi lebih praktis, aman, dan mendukung percepatan transformasi digital layanan publik di Kabupaten Malinau.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...